Tujuh Sekolah M-ICO Jatim Terima Legalisasi Penggunaan Lisensi dan Kurikulum dari ACT

0
222

 Tujuh sekolah Muhammadiyah Jawa Timur menerima legalisasi Penggunaan Lisensi dan Kurikulum dari ACT dalam bentuk authorization certificate. Penerimaan itu berbarengan dengan M-ICO Offline Teacher Training yang berlangsung Jumat (27/1/2023) di Hotel Kampi Surabaya.

Kegiatan ini dihadiri oleh 25 guru dan koordinator M-ICO perwakilan dari tujuh sekolah yang tergabung. Adapun sekolah yang tergabung adalah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, SMA Muhamamdiyah 1 Taman Sidoarjo, SMA Muhammadiyah 1 Gresik, SMP Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo, SMP Muhammadiyah 3 Waru Sidoarjo, SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, SMP Muhammadiyah 6 Krian Sidoarjo, dan yang terakhir baru mulai bergabung SMP Muhammadiyah 7 Surabaya.

Legalisasi ini diberikan kepada tujuh sekolah tersebut walaupun M-ICO sudah didirikan oleh Majelis Dikdasmen PWM Jatim.  Menurut Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur Dr Arbaiyah Yusuf MA, kerjasama antara Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur dengan ACT Education Solution Ltd (AES) dimulai tahun 2013 dalam implementasi English Proficiency Program (EPP).  

Kerjasama tersebut pada tingkat Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dikelola oleh Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur Prof Dr Biyanto MAg saat itu (selaku penanggung jawab) bersama tim yang terdiri atas Dr Arba’iyah Yusuf MA (selaku Directur of Studies), Phonny Adityawan Mulyana MM (Secretary of Studies), dan Shodiq SPd selaku administrasi.

Kerjasama ini melahirkan kegiatan yang disebut dengan Muhammadiyah International Language Development disingkat MILD. Selanjutnya, Februari 2020 nama program ini ditetapkan menjadi Muhammadiyah-International Class Orientation (M-ICO).

 “English Proficiency Program (EPP) menjadi modal dalam memacu kemajuan sekolah Muhammadiyah. Beberapa kali pertemuan internasional diselenggarakan oleh ACT di Indonesia maupun di luar Indonesia. Pada tahun 2015, pertemuan internasional diselenggarakan di SMA Penabur Jakarta. Seluruh guru EPP dari sekolah Muhammadiyah hadir dan secara aktif mengikuti kegiatan penguatan guru,” papar Arbaiyah.  

Dia menambahkan, English Proficiency Program pada tingkat sekolah dikelola oleh tim yang terdiri dari seorang koordinator bersama beberapa pengajar. Kepala sekolah berperan sebagai penanggung jawab EPP di masing-masing sekolah.

“Tujuan dari program M-ICO Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur adalah untuk mengembangkan perguruan Muhammadiyah bermutu dan berorientasi internasional. Adapun target M-ICO adalah adanya program berorientasi Internasional di Perguruan Muhammadiyah, siswa Muhammadiyah memiliki akses internasional yang luas untuk beragam kesempatan, dan siswa Muhammadiyah memiliki pemikiran global,” tandasnya. (Endang/AS). Sumber : Klikmu.co